TUGAS BAB 2 PENYAJIAN DATA STATISTIKA
Penyajian data merupakan
salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitan yang telah
dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang
diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar muda dibaca.
Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamat dapat dengan mudah memahami
apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan,
dan lain-lain.
Tujuan Penyajian Data
salah satu kegiatan dalam pembuatan laporan hasil penelitan yang telah
dilakukan agar dapat dipahami dan dianalisis sesuai dengan tujuan yang
diinginkan. Data yang disajikan harus sederhana dan jelas agar muda dibaca.
Penyajian data juga dimaksudkan agar para pengamat dapat dengan mudah memahami
apa yang kita sajikan untuk selanjutnya dilakukan penilaian atau perbandingan,
dan lain-lain.
Tujuan Penyajian Data
Tujuan penyajian data adalah:
- Memberi gambaran yang sistematis tentang peristiwa-peristiwa yang
merupakan hasil penelitian atau observasi, - Data lebih cepat ditangkap dan dimengerti,
- Memudahkan dalam membuat analisis data, dan
- Membuat proses pengambilan keputusan dan kesimpulan lebih tepat,
cepat, dan akurat.
Cara penyajian data ada tiga macam, yaitu :
- Narasi, yaitu penyajian data hasil penelitian dalam bentuk kalimat.
- Tabel, yaitu kumpulan angka-angka yang disusun menurut
kategori-kategori. Misalnya berat badan menurut jenis kelamin, jumlah
pegawai menurut pendidikan, jumlah penjualan menurut jenis barang dan
daerah penjualan, dll. - Grafik atau Diagram, yaitu gambar-gambar yang menunjukkan secara
visual data berupa angka atau simbol-simbol yang biasanya dibuat
berdasarkan data dari tabel yang telah dibuat.
Narasi
Penyajian secara teks adalah penyajian data hasil penelitian dalam bentuk
kalimat. Misalnya, penyebaran penyakit malaria di daerah pedesaan pantai lebih
tinggi bila dibandingkan dengan penduduk pedesaan pedalaman. Peyajian data
dalam bentuk teks merupakan gambaran umum tentang kesimpulan tentang hasil
pengamatan. Dalam bidang kesehatan, penyajian dalam bentuk teks hanya digunakan
untuk member informasi.
Penyajian dalam bentuk teks banyak digunakan dalam bidang sosial, ekonomi,
psikologi dan lain-lain, dan berperan sebagai laporan hasil penelitian
kualitatif, misalnya, untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang suatu produk
yang telah dipasarkan atau penerimaan, pendapat serta kepercayaan masyarakat
terhadap suatu program pemerintah atau program pelayanan kesehatan pada
masyarakat atau keberadaan petugas kesehatan yang terdapat didaerah.
Tabel
Ada berbagai bentuk tabel yang dikenal, yaitu :
1. Tabel satu arah (one way table)
Yaitu tabel yang memuat keterangan mengenai satu hal atau satu karakteristik
saja. Misalnya data indeks prestasi dari 10 mahasiswa.
Tabel indeks prestasi dari 10 mahasiswa
Subyek
|
Indeks
prestasi |
A
|
2,5
|
B
|
2,8
|
C
|
2,9
|
D
|
3
|
E
|
3,1
|
F
|
3,5
|
G
|
3,2
|
H
|
3,4
|
I
|
3,2
|
J
|
3,3
|
2. Tabel dua arah (two way table)
Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan dua hal atau dua karakteristik yang
berbeda. Misalnya data indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh
partisipasi didalam kelas.
Tabel indeks prestasi mahasiswa yang dipengaruhi oleh partisipasi didalam kelas
subyek
|
Indeks
prestasi |
partisipasi
didalam kelas |
A
|
2,5
|
1
|
B
|
2,8
|
2
|
C
|
2
|
1
|
D
|
3
|
3
|
E
|
3,1
|
3
|
F
|
3,5
|
4
|
G
|
3,2
|
3
|
H
|
3,4
|
3
|
I
|
2,6
|
2
|
J
|
2,1
|
1
|
3. Tabel tiga arah (three way table)
Yaitu tabel yang menunjukkan hubungan tiga hal atau tiga karakteristik yang
berbeda. Misalnya data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang
dipengaruhi oleh status social.
Tabel data indeks prestasi dan partisipasi didalam kelas yang dipengaruhi oleh
status social
subyek
|
Indeks
prestasi |
partisipasi
didalam kelas |
Status
sosial |
A
|
2,5
|
1
|
1
|
B
|
2,8
|
2
|
3
|
C
|
2
|
1
|
2
|
D
|
3
|
3
|
3
|
E
|
3,1
|
3
|
1
|
F
|
3,5
|
4
|
2
|
G
|
3,2
|
3
|
3
|
H
|
3,4
|
3
|
1
|
I
|
2,6
|
2
|
2
|
J
|
2,1
|
1
|
3
|
Grafik/Diagram
Grafik data disebut juga diagram data, adalah penyajian data dalam bentuk
gambar-gambar. Grafik data biasanya berasal dari tabel dan grafik biasanya
dibuat bersama-sama, yaitu tabel dilengkapi dengan grafik. Grafik data
sebenarnya merupakan penyajian data secara visual dari data bersangkutan.
Dengan grafik dapat memberikan informasi dengan cepat yang dikandung dari
sekelompok data dalam bentuk yang ringkas.
Diagram biasanya lebih menarik dibandingkan penyajian data dengan menggunakan
tabel. Hal ini bisa dimungkinkan karena dengan diagram kita bisa ditambahkan
manipulasi warna. Grafik data dibedakan atas beberapa jenis, yaitu :
Grafik garis (line chart)
Adalah grafik berupa garis, diperoleh dari beberapa ruas garis yang
menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada grafik garis digunakan dua
garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan
bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran.
Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya
berubah-ubah.
Contohnya tentang perkembangan volume jumlah kendaraan yang melintasi
jalan A dalam kurun waktu pukul 0.00 s/d 19.12
(untuk lebih jelas klik pada gambar agar diperbesar)
menghubungkan titik-titik pada bidang bilangan. Pada grafik garis digunakan dua
garis yang saling berpotongan. Pada garis horizontal (sumbu-X) ditempatkan
bilangan-bilangan yang sifatnya tetap, seperti tahun dan ukuran-ukuran.
Pada garis tegak (sumbu-Y) ditempatkan bilangan-bilangan yang sifatnya
berubah-ubah.
Contohnya tentang perkembangan volume jumlah kendaraan yang melintasi
jalan A dalam kurun waktu pukul 0.00 s/d 19.12
(untuk lebih jelas klik pada gambar agar diperbesar)
Adalah grafik data berbentuk persegi panjang yang lebarnya sama dan
dilengkapi dengan skala atau ukuran sesuai dengan data yang bersangkutan.
Setiap batang tidak boleh saling menempel atau melekat antara satu dengan
lainnya dan jarak antara setiap batang yang berdekatan harus sama.
Ada berbagai bentuk, yaitu :
Grafik batangan tunggal (single bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari satu
batangan untuk menggambarkan perkembangan (trend) dari suatu karakteristik.
Grafik batangan berganda (multiple bar chart), Yaitu grafik yang terdiri dari
beberapa garis untuk menggambarkan beberapa hal/kejadian sekaligus.
Yaitu grafik yang menggambarkan perbandingan nilai-nilai dari suatu
karakteristik. Untuk mengetahui perbandingan suatu data terhadap keseluruhan,
suatu data lebih tepat disajikan dalam bentuk diagram lingkaran. Bagian-bagian
dari keseluruhan data dinyatakan dalam % atau derajat.
Peran Statistika dalam Penelitian
STATISTIK vs STATISTIKA
Statistik : kumpulan data yang disajikan dalam bentuk daftar, grafik, tabel dan diagram.
Statistika : pengetahuan mengenai cara / metode / teknik pengumpulan data, menyajikan data guna membuat keputusan - keputusan.
Ada 2 macam statistika :
1. Statistika Deskriptif adalah tanpa menarik kesimpulan
2. Statistika Induktif ( Ineferensial) adalah dengan menarik atau melihat kesimpulan.
POPULASI VS SAMPEL
Populasi adalah kesimpulan semua elemen yang ada yang akan di observasi atau di teliti.
Misal : cara belajar mahasiswa.
Objeknya adalah seluruh mahasiswa.
Sampel adalah himpunan bagian dari populasi.
Sampling adalah cara pengumpulan data dengan mengambil sampel atau contoh dari seluruh anggota populasi.
Data adalah Kumpulan keterangan atau informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan, dapat berupa angka, lambang atau sifat.
Data yang baik itu :
>Representatif ( mewakili )
>Objektif ( sesuai dengan apa yang ada atau yang terjadi)
>Relevan ( ada hubungannya dengan persoalan yang sedang di hadapi dan akan di pecahkan )
>Mempunya tingkat ketelitian yang tinggi atau standar error ( kesalahan baku ) yang kecil.
Variabel adalah gejala atau fakta-fakta ( data ) yang harganya berbeda-beda atau bervariasi.
Menurut nilai :
o Variabel Diskrit ( data diskrit ) : di peroleh melalui menghitung atau membilang ( bukan hasil poengukuran ).
Misal : jenis kelamin, jenis pekerjaan, jenis sekolah.
o Variabel kontinyu ( data kontinyu ) : di peroleh melalui pengukuran.
Misal : tinggi badan, berat badan, kompetensi siswa, sikap, minat.
Menurut fungsi :
Variabel bebas / independen ( korelasi ), variabel prediktor ( regresi ), variabel perlakuan ( eksperimen ) : Variabel yang akan di lihat pengaruhnya terhadap variabel terikat atau dependen, kriterium atau variabel dampak.
Variasbel terikat / dependen ( korelasi ) kriterium ( regresi ), variabel dampak ( eksperimen ).
Skala pengukuran :
- Skala nominal : di kelompokkan.
Contoh : pengelompokkan jenis kelamin, sekolah, pekerjaan.
- Skala ordinal : unsur tingkatan.
Contoh : tingkatan SD, SMP, SMA.
- Skala interval : skala ini tidak memiliki nol mutlak.
Contoh : suhu nol derajat dan tekanan darah.
- Skala rasio : memiliki nol mutlak.
Contoh : jarak.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar